• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Harga CPO Diperkirakan Turun Akibat Produksi Tinggi dan Permintaan Lemah

Harga CPO Diperkirakan Turun Akibat Produksi Tinggi dan Permintaan Lemah

August 3, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Kontrak berjangka minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives diperkirakan bergerak menurun pada pekan depan.

Prediksi ini muncul seiring melemahnya permintaan global dan meningkatnya produksi musiman.

You might also like

Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

Investor Kembali Borong Saham, IHSG Menguat ke Level 5.912 Sore Ini

July 9, 2026
Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

July 7, 2026

Analis minyak sawit David Ng menyebut sentimen pasar saat ini tertekan oleh ekspektasi pasokan melimpah jelang laporan panen utama.

“Kami memperkirakan harga CPO akan diperdagangkan di kisaran RM4.150 hingga RM4.320 per ton,” ujarnya, Sabtu, 2 Agustus 2025.

Pedagang senior dari Interband Group of Companies, Jim Teh, mengatakan harga CPO pekan depan akan berada antara RM3.900 hingga RM4.000 per ton.

Menurutnya, kisaran harga tersebut cukup menarik bagi pembeli fisik dari China, India, Pakistan, Timur Tengah, dan negara-negara Uni Eropa.

Sementara itu, harga CPO global terus mengikuti tren penurunan harga minyak mentah, yang kini berada di kisaran US$66–US$67 per barel.

“Sejak 2007, minyak sawit menunjukkan performa kuat dan konsisten sebagai komoditas pasar,” tambah David Ng.

Pemerintah Malaysia juga terus mendorong kebijakan tarif nol untuk komoditas ekspor seperti kakao, karet, dan minyak sawit ke Amerika Serikat.

Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri, Tengku Datuk Seri Zafrul Abdul Aziz, menyatakan bahwa jika AS tidak dapat memproduksi produk terkait secara domestik, maka kemungkinan besar tarif 19% akan dihapuskan.

Dari sisi harga kontrak, CPO Agustus turun RM28 menjadi RM4.193 per ton.

Harga kontrak September 2025 turun RM32 menjadi RM4.226 per ton, dan Oktober turun RM28 menjadi RM4.245 per ton.

Kontrak November 2025 juga melemah RM20 ke RM4.263 per ton, sementara Desember turun RM11 ke RM4.279 per ton.

Harga kontrak Januari 2026 naik tipis RM1 menjadi RM4.291 per ton.

Volume perdagangan juga mengalami penurunan, dari 385.858 lot minggu lalu menjadi 293.302 lot pekan ini.

Minat terbuka ikut turun dari 229.303 kontrak menjadi 224.913 kontrak.

Adapun harga CPO fisik untuk pengiriman ke Pelabuhan Selatan tetap stabil di level RM4.230 per ton.

— Bernama

Previous Post

BPOM Rilis 34 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri, Hidrokuinon, hingga Steroid

Next Post

Apakah Stok Beras Nasional Benar-benar Aman?

Berita Terkait

Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau
Ekbis

Investor Kembali Borong Saham, IHSG Menguat ke Level 5.912 Sore Ini

by admin
July 9, 2026
0

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali mengakhiri perdagangan di zona hijau. Pada penutupan sesi perdagangan Kamis (9/7/2026), indeks saham...

Read more
Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

July 7, 2026
Viral Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, GoTo Beri Klarifikasi Resmi

Viral Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, GoTo Beri Klarifikasi Resmi

July 5, 2026
Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

July 3, 2026
Next Post
Apakah Stok Beras Nasional Benar-benar Aman?

Apakah Stok Beras Nasional Benar-benar Aman?

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.