• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Forbes Rilis Daftar Miliarder Indonesia 2025, Nama-Nama Lama Masih Perkasa

January 6, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Laporan terbaru dunia bisnis menunjukkan daftar orang terkaya di Indonesia per tahun 2025 kembali didominasi oleh nama-nama konglomerat yang sudah lama berkiprah di berbagai sektor strategis, mulai dari perbankan, energi, hingga pusat data. Data ini merujuk pada pemeringkatan Forbes Real Time Billionaires yang diperbarui menjelang akhir tahun 2025.

Konglomerat Terkaya di Puncak Daftar

Di posisi puncak daftar orang terkaya Indonesia berada dua bersaudara terkaya yang asetnya sangat dominan dalam sejarah kekayaan nasional. Masing-masing Heru Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono mencatatkan nilai kekayaan gabungan mencapai puluhan miliar dolar AS, didorong oleh portofolio saham di sektor perbankan dan tembakau.

You might also like

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026

Mengikuti di belakang mereka adalah Prajogo Pangestu, taipan yang dikenal lewat Barito Pacific Group dan ekspansinya di petrokimia serta energi. Pada 2025, kekayaan Prajogo tetap menjadi salah satu yang terbesar di Tanah Air.

Sementara itu, Keluarga Widjaja yang menaungi jaringan bisnis besar seperti Sinarmas Group juga masuk jajaran teratas, mencerminkan kekuatan konglomerasi Indonesia dalam sektor diversified business.

Miliarder Indonesia Versi Forbes 2025

Berikut 10 orang terkaya di Indonesia menurut data Forbes yang dirangkum pada akhir Desember 2025:

  1. Heru Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono – Kepemilikan signifikan di sektor perbankan dan rokok.

  2. Prajogo Pangestu – Konglomerat dari Barito Pacific Group.

  3. Keluarga Widjaja – Pemilik Sinarmas Group.

  4. Low Tuck Kwong – Pengusaha tambang batu bara.

  5. Anthoni Salim dan keluarga – Grup besar dalam agribisnis dan consumer goods.

  6. Otto Toto Sugiri – CEO DCI Indonesia dan pionir pusat data nasional.

  7. Tahir dan keluarga – Pendiri Mayapada Group yang luas di sektor perbankan dan properti.

  8. Marina Budiman – Sosok penting di DCI Indonesia dan satu-satunya perempuan di 10 besar.

  9. Wijono dan Hermanto Tanoko – Grup bisnis di industri manufaktur.

  10. Sri Prakash Lohia – Tokoh industri pupuk dan polimer.

Daftar ini menunjukkan bagaimana kekayaan di Indonesia tidak hanya terkonsentrasi pada satu atau dua sektor saja, tetapi juga melibatkan beragam industri mulai dari perbankan, energi, manufaktur, hingga teknologi informasi.

Jumlah total kekayaan para miliarder Indonesia terus menunjukkan tren positif sepanjang 2025, seiring pergerakan pasar saham domestik dan ekspansi usaha global sejumlah perusahaan besar. Data kolektif menunjukkan bahwa total aset 50 orang terkaya Indonesia melebihi ratusan miliar dolar AS, menandai peran signifikan para konglomerat dalam ekonomi nasional.

Pengamat industri menilai bahwa meskipun nilai kekayaan pribadi dapat mengalami fluktuasi akibat dinamika pasar, posisi beberapa konglomerat besar relatif stabil di puncak daftar. Hal ini terutama dipengaruhi oleh dominasi mereka di sektor strategis seperti perbankan, energi, serta infrastruktur teknologi digital.

Konglomerat dengan nilai kekayaan terbesar ini tidak hanya mempengaruhi dinamika pasar modal, tetapi juga berdampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja, investasi infrastruktur, serta ekspansi usaha di luar negeri. Keberadaan mereka menjadi salah satu indikator vital dalam menilai kesehatan ekonomi Indonesia di kancah global.

Previous Post

Kenali Water Birth, Metode Persalinan di Air yang Dinilai Minim Stres

Next Post

Waspadai Dampak Scrolling Media Sosial bagi Kesehatan Sehari-hari

Berita Terkait

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi
Ekbis

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi perhatian dalam dinamika ketenagakerjaan Indonesia sepanjang 2026. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan sebanyak...

Read more

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026
BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

September 17, 2026
PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

September 16, 2026
Next Post

Waspadai Dampak Scrolling Media Sosial bagi Kesehatan Sehari-hari

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.