• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Atasi Dampak Banjir Sumatra, Kemenkes Minta Tambahan Dana Rp529 M

Atasi Dampak Banjir Sumatra, Kemenkes Minta Tambahan Dana Rp529 M

January 26, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajukan permohonan tambahan anggaran sebesar Rp 529 miliar kepada Presiden dan DPR RI untuk mempercepat rehabilitasi fasilitas kesehatan di sejumlah wilayah Sumatra yang terdampak parah oleh banjir dan longsor akhir tahun lalu. Permintaan ini diajukan dalam rapat koordinasi rehabilitasi pascabanjir di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Dana yang diminta akan diprioritaskan untuk perbaikan rumah sakit, puskesmas, fasilitas kesehatan penunjang, hingga rumah tenaga kesehatan (nakes) yang ikut rusak akibat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut Budi, perbaikan sektor kesehatan harus dipercepat karena beberapa fasilitas penting masih belum bisa beroperasi normal.

You might also like

KPK Temukan Rp934 Juta dalam Tong Biru di Rumah Adik Bupati Klaten, Total Sitaan Rp1,2 Miliar

KPK Temukan Rp934 Juta dalam Tong Biru di Rumah Adik Bupati Klaten, Total Sitaan Rp1,2 Miliar

October 16, 2026
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana BNPB, Ini Nama dan Perannya

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana BNPB, Ini Nama dan Perannya

October 14, 2026

“Beberapa puskesmas bahkan masih belum bisa melayani masyarakat karena kerusakannya sangat parah. Karena itu, kami telah mengajukan usulan anggaran rehabilitasi yang lengkap,” ujar Budi dalam rapat tersebut.

Permintaan anggaran tersebut mencakup perbaikan struktur bangunan, penggantian alat kesehatan, serta revitalisasi infrastruktur pendukung semisal kelistrikan, air bersih, dan sistem pembuangan limbah. Selain itu, rumah tinggal tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan pelayanan juga menjadi bagian dari rehabilitasi yang diajukan.

Budi juga menekankan pentingnya memperbaiki mobilitas medis, termasuk kendaraan operasional dan ambulans yang mengalami kerusakan karena banjir. Pemerintah sementara ini juga mengandalkan dukungan donasi dari pihak swasta untuk menutupi sebagian kebutuhan mendesak sambil menunggu pencairan anggaran tambahan.

“Sejumlah pihak swasta turut berkontribusi, termasuk bantuan ambulans dan peralatan medis. Ini sangat membantu, namun kami tetap membutuhkan dukungan anggaran negara agar rehabilitasi berjalan cepat dan menyeluruh,” katanya.

Selain rehabilitasi infrastruktur, Kementerian Kesehatan juga memperluas program imunisasi tambahan untuk mencegah penyakit menular di daerah terdampak bencana, seiring laporan munculnya kasus campak di beberapa wilayah Sumatra. Ribuan tenaga kesehatan telah diterjunkan ke desa-desa terpencil untuk melakukan imunisasi anak dan warga rentan terhadap penyakit.

Imunisasi ini dilakukan karena kondisi pascabanjir meningkatkan risiko wabah penyakit menular akibat gangguan sanitasi, kepadatan pengungsian, dan rusaknya fasilitas kesehatan. Upaya ini juga dilengkapi dengan layanan trauma healing bagi anak-anak korban bencana untuk mendukung kesehatan mental mereka.

Kerusakan akibat banjir dan longsor di Sumatra termasuk luas dan berdampak pada layanan dasar masyarakat. Pemerintah sebelumnya telah menetapkan target untuk memulihkan layanan kesehatan sepenuhnya pada Maret 2026, selaras dengan proses rehabilitasi infrastruktur yang terus berjalan.

Permintaan tambahan anggaran ini menjadi bagian dari upaya nasional yang lebih luas untuk menyelesaikan dampak bencana dengan efektif, seiring pemerintah juga mengalokasikan dana besar dari anggaran negara dan sumber lain untuk pemulihan di berbagai sektor.

Previous Post

AS Siaga Perang Dagang Baru, Trump Peringatkan Kanada soal China

Next Post

Pendataan Bermasalah, BPS Temukan Duplikasi Data Korban Bencana Sumatra

Berita Terkait

KPK Temukan Rp934 Juta dalam Tong Biru di Rumah Adik Bupati Klaten, Total Sitaan Rp1,2 Miliar
Nasional

KPK Temukan Rp934 Juta dalam Tong Biru di Rumah Adik Bupati Klaten, Total Sitaan Rp1,2 Miliar

October 16, 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap temuan uang tunai senilai Rp934 juta yang disimpan di dalam sebuah tong plastik berwarna biru...

Read more
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana BNPB, Ini Nama dan Perannya

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana BNPB, Ini Nama dan Perannya

October 14, 2026
Ombudsman Temukan Kamar Mirip Apartemen di Lapas Cibinong, Pejabat Terancam Sanksi

Ombudsman Temukan Kamar Mirip Apartemen di Lapas Cibinong, Pejabat Terancam Sanksi

September 24, 2026
Karhutla Makin Parah, 3 Daerah di Kalbar Dilanda Udara Berbahaya

Karhutla Makin Parah, 3 Daerah di Kalbar Dilanda Udara Berbahaya

September 23, 2026
Next Post
Pendataan Bermasalah, BPS Temukan Duplikasi Data Korban Bencana Sumatra

Pendataan Bermasalah, BPS Temukan Duplikasi Data Korban Bencana Sumatra

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.