• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
QRIS Makin Populer, Transaksi Tembus 15 Miliar dan Pengguna Capai 67 Juta

QRIS Makin Populer, Transaksi Tembus 15 Miliar dan Pengguna Capai 67 Juta

September 3, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terus menunjukkan pertumbuhan pesat. Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi QRIS secara kumulatif telah mencapai 15 miliar transaksi hingga Juli 2026.

Pertumbuhan tersebut menjadi gambaran semakin kuatnya pergeseran masyarakat Indonesia dari transaksi tunai menuju pembayaran digital.

You might also like

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menyampaikan capaian tersebut dalam acara Lampung Financial Festival di Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026).

“Kita lihat transaksi sampai dengan bulan Juli 2026 itu sudah mencapai 15 miliar,” ujar Filianingsih.

Lonjakan transaksi QRIS berjalan beriringan dengan bertambahnya jumlah masyarakat yang menggunakan layanan pembayaran tersebut.

BI mencatat pengguna QRIS telah mencapai 67 juta orang hingga Juli 2026. Jumlah ini meningkat dibandingkan capaian pada triwulan I 2026 yang berada di angka 61,70 juta pengguna.

Artinya, dalam beberapa bulan saja terjadi penambahan jutaan pengguna baru.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan QRIS semakin diterima sebagai salah satu metode pembayaran utama, baik untuk transaksi sehari-hari maupun aktivitas ekonomi yang lebih luas.

Tidak hanya dari sisi konsumen, perkembangan QRIS juga terlihat dari semakin luasnya jumlah pelaku usaha yang menerima pembayaran melalui sistem tersebut.

Hingga Juli 2026, jumlah merchant QRIS telah mencapai sekitar 45 juta unit usaha.

Filianingsih menilai besarnya jumlah merchant tersebut memperlihatkan semakin luasnya ekosistem pembayaran digital di Indonesia.

Bagi pelaku usaha, keberadaan QRIS memberikan alternatif pembayaran yang praktis tanpa harus menyediakan berbagai mesin atau metode pembayaran secara terpisah.

Sementara bagi konsumen, satu sistem dapat digunakan untuk melakukan pembayaran melalui berbagai aplikasi perbankan maupun layanan pembayaran digital yang telah mendukung QRIS.

Perkembangan QRIS kini tidak hanya terjadi di dalam negeri.

Sistem pembayaran tersebut telah berkembang menjadi instrumen pembayaran lintas negara dan terhubung dengan sejumlah negara mitra, yakni Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China.

Dengan konektivitas tersebut, masyarakat Indonesia yang bepergian ke negara mitra dapat menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS untuk melakukan transaksi tanpa harus selalu mengandalkan penukaran uang tunai.

Sebaliknya, wisatawan dari negara yang telah terhubung dengan sistem QRIS juga dapat menggunakan metode pembayaran tersebut ketika bertransaksi di Indonesia.

Ekspansi QRIS ke pembayaran lintas negara juga mulai tercermin dari nilai transaksi.

Hingga Juli 2026, transaksi inbound atau transaksi yang dilakukan warga negara asing di Indonesia melalui skema QRIS tercatat mencapai sekitar Rp5,9 triliun, dengan volume hampir 19,76 juta transaksi.

Sementara transaksi outbound yang dilakukan masyarakat Indonesia di negara mitra mencapai sekitar Rp1,73 triliun, dengan volume 4,32 juta transaksi.

Data tersebut menunjukkan QRIS mulai memainkan peran yang lebih besar dalam aktivitas ekonomi lintas negara.

Pesatnya pertumbuhan QRIS merupakan bagian dari tren digitalisasi sistem pembayaran nasional.

Pada triwulan I 2026 saja, BI mencatat volume transaksi QRIS mencapai 5,67 miliar transaksi, tumbuh 116,43 persen secara tahunan. Pada periode yang sama, jumlah merchant telah mencapai 44 juta.

Dengan capaian 15 miliar transaksi hingga Juli, penggunaan QRIS terus menunjukkan momentum pertumbuhan sepanjang tahun.

Perkembangan tersebut sekaligus memperlihatkan semakin besarnya peran teknologi dalam aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari pembayaran di warung, restoran, toko ritel, hingga transaksi lintas negara.

Besarnya jumlah pengguna dan merchant membuat QRIS semakin sulit dipisahkan dari kehidupan ekonomi sehari-hari masyarakat Indonesia.

Bagi pelaku UMKM, sistem pembayaran digital juga dapat membantu memperluas pilihan pembayaran bagi konsumen. Sementara bagi masyarakat, transaksi menggunakan QRIS menawarkan kemudahan karena pembayaran dapat dilakukan melalui perangkat yang sudah digunakan sehari-hari.

Dengan 67 juta pengguna, 45 juta merchant, dan 15 miliar transaksi hingga Juli 2026, QRIS kini bukan lagi sekadar alternatif pembayaran.

Sistem tersebut telah berkembang menjadi salah satu fondasi penting dalam transformasi ekonomi digital Indonesia.

Jika pertumbuhan terus berlanjut hingga akhir tahun, penggunaan QRIS berpotensi mencatat rekor baru sekaligus semakin memperkuat posisi pembayaran digital dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

Previous Post

Arab Saudi Tangkap 108 PNS, Terjerat Dugaan Suap dan Penyalahgunaan Jabatan

Next Post

138 Blok Migas Dibuka untuk Rusia, Indonesia Bidik Investasi dan Teknologi

Berita Terkait

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi
Ekbis

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi perhatian dalam dinamika ketenagakerjaan Indonesia sepanjang 2026. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan sebanyak...

Read more

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026
BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

September 17, 2026
PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

September 16, 2026
Next Post
138 Blok Migas Dibuka untuk Rusia, Indonesia Bidik Investasi dan Teknologi

138 Blok Migas Dibuka untuk Rusia, Indonesia Bidik Investasi dan Teknologi

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.