• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berlanjut, Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Jalan

Erupsi Gunung Anak Krakatau Berlanjut, Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Jalan

September 6, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berlangsung dan membuat otoritas meningkatkan kewaspadaan di kawasan Selat Sunda. Meski demikian, layanan penyeberangan yang menghubungkan Pelabuhan Merak, Banten, dan Bakauheni, Lampung, hingga Senin (7/9/2026) masih berjalan normal.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan operasional kapal di lintasan tersebut tetap berlangsung dengan mengutamakan keselamatan penumpang, awak kapal, kendaraan, dan seluruh pengguna jasa.

You might also like

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026

Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level III atau Siaga. Berdasarkan informasi teknis yang tersedia, aktivitas erupsi masih berlanjut sehingga kondisi gunung api dan kawasan perairan di sekitarnya terus dipantau secara intensif.

Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry Windy Andale mengatakan layanan di Cabang Merak dan Cabang Bakauheni tetap diberikan sesuai ketentuan operasional yang berlaku.

Menurutnya, keputusan untuk mempertahankan layanan tidak berarti kondisi di sekitar Gunung Anak Krakatau diabaikan. ASDP terus memperhatikan perubahan cuaca, kondisi perairan, serta perkembangan aktivitas vulkanik.

Pemantauan dilakukan bersama instansi terkait. Informasi terbaru dari otoritas yang berwenang menjadi salah satu dasar penting bagi ASDP dalam menentukan langkah operasional berikutnya.

“Keselamatan tetap menjadi prioritas. Apabila kondisi berubah dan berpotensi mengganggu keselamatan pelayaran, operasional akan disesuaikan berdasarkan rekomendasi serta arahan dari instansi berwenang,” demikian sikap ASDP.

Di tengah aktivitas erupsi, masyarakat yang hendak menggunakan jasa penyeberangan Merak-Bakauheni diminta tidak panik.

ASDP mengimbau calon penumpang untuk terus memantau informasi resmi mengenai kondisi layanan. Pengguna jasa juga diminta mengikuti arahan petugas ketika berada di kawasan pelabuhan maupun selama proses perjalanan.

Langkah tersebut penting karena situasi vulkanik dapat berubah sewaktu-waktu. Apabila terdapat perkembangan yang berpengaruh terhadap keselamatan pelayaran, operator akan melakukan penyesuaian layanan.

Erupsi Gunung Anak Krakatau tidak hanya menjadi perhatian bagi transportasi laut. Sebaran abu vulkanik juga telah mengganggu aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia.

Laporan terbaru menyebutkan sejumlah bandara masih mengalami penutupan akibat paparan abu vulkanik. Bandara Soekarno-Hatta dan beberapa bandara lainnya termasuk fasilitas penerbangan yang terdampak.

Berbeda dengan sektor penerbangan yang sangat sensitif terhadap keberadaan abu vulkanik di jalur udara, layanan penyeberangan Merak-Bakauheni sejauh ini masih dapat berjalan.

BNPB juga menyatakan kondisi transportasi laut di wilayah terdampak masih relatif aman dan jalur Merak-Bakauheni belum dilaporkan mengalami gangguan. Meski begitu, operator kapal dan masyarakat tetap diminta mengikuti arahan syahbandar serta instansi terkait.

Peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu. Status gunung tersebut dinaikkan dari Level II atau Waspada menjadi Level III atau Siaga pada 2 Juli 2026.

Aktivitas erupsi yang kembali meningkat membuat pemerintah dan lembaga terkait memperkuat pemantauan. Masyarakat yang berada di kawasan terdampak juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi.

Dengan kondisi tersebut, perjalanan melalui lintasan Merak-Bakauheni masih dapat dilakukan, tetapi situasi tetap dipantau secara berkala.

Bagi calon penumpang, langkah paling aman adalah mengecek informasi operasional sebelum berangkat dan mengikuti seluruh instruksi petugas di pelabuhan.

Selama kondisi masih memungkinkan, kapal tetap beroperasi. Namun jika perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau mulai mengancam keselamatan pelayaran, perubahan layanan dapat dilakukan sewaktu-waktu berdasarkan keputusan dan rekomendasi otoritas terkait.

Previous Post

Karhutla 2026 Bisa Rugikan Rp123 Triliun, CELIOS Kritik Anggaran Penanganan yang Minim

Next Post

Dari Secangkir Kopi ke Peluang Bisnis, BTN Perkuat Ekosistem Kopi Agar Naik Kelas

Berita Terkait

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi
Ekbis

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi perhatian dalam dinamika ketenagakerjaan Indonesia sepanjang 2026. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan sebanyak...

Read more

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026
BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

September 17, 2026
PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

September 16, 2026
Next Post
Dari Secangkir Kopi ke Peluang Bisnis, BTN Perkuat Ekosistem Kopi Agar Naik Kelas

Dari Secangkir Kopi ke Peluang Bisnis, BTN Perkuat Ekosistem Kopi Agar Naik Kelas

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.