• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Babak Baru Iran: Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi, Dunia Soroti Suksesi Dinasti Politik

March 9, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Iran memasuki fase politik baru setelah Mojtaba Khamenei resmi dilantik sebagai Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran pada Senin (9/3/2026). Ia menggantikan posisi ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang wafat dalam situasi konflik militer yang memanas di kawasan Timur Tengah.

Pengangkatan Mojtaba diputuskan oleh Majelis Ahli Iran, lembaga ulama beranggotakan puluhan tokoh agama yang memiliki kewenangan memilih pemimpin tertinggi negara tersebut. Keputusan itu menjadikannya pemimpin ketiga sejak Revolusi Islam 1979.

You might also like

Klaim Tujuan Tercapai, Trump Umumkan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Buka Selat Hormuz

Klaim Tujuan Tercapai, Trump Umumkan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Buka Selat Hormuz

April 2, 2026
Iron Dome Kebobolan! Rudal Iran Hantam Kawasan Nuklir Dimona, 175 Orang Terluka

Iron Dome Kebobolan! Rudal Iran Hantam Kawasan Nuklir Dimona, 175 Orang Terluka

March 24, 2026

Media internasional melaporkan pelantikan berlangsung di tengah kondisi geopolitik yang tegang, sekaligus menandai perubahan besar dalam arah kepemimpinan Iran ke depan.

Pergantian kepemimpinan berlangsung relatif cepat setelah meninggalnya Ali Khamenei pada akhir Februari 2026 akibat serangan udara yang terkait eskalasi konflik regional. Peristiwa tersebut memicu pembentukan kepemimpinan sementara sebelum akhirnya Majelis Ahli menetapkan penerus resmi.

Dalam pernyataan resmi, lembaga tersebut menyebut Mojtaba dipilih melalui dukungan mayoritas suara setelah melalui pembahasan intensif.

Penunjukan ini dinilai sebagai langkah menjaga stabilitas politik internal Iran di tengah tekanan eksternal dan ancaman keamanan yang meningkat.

Mojtaba Khamenei, ulama berusia sekitar 56 tahun, selama ini dikenal sebagai figur berpengaruh di balik layar pemerintahan Iran meski tidak memegang jabatan publik formal.

Sejumlah analis menyebut ia memiliki kedekatan kuat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), institusi militer strategis yang berperan besar dalam politik dan keamanan nasional Iran.

Pandangan politiknya juga dianggap berada dalam spektrum konservatif garis keras, terutama terkait hubungan dengan Barat dan kebijakan regional Iran.

Pelantikan Mojtaba langsung memicu respons global. Beberapa negara sekutu Iran menyampaikan dukungan, sementara pihak Barat menunjukkan sikap skeptis terhadap arah kebijakan baru Teheran.

Sejumlah pemimpin dunia bahkan menilai pergantian ini berpotensi memperpanjang ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama karena terjadi di tengah konflik yang masih berlangsung.

Di dalam negeri, laporan media menunjukkan sebagian masyarakat turun ke jalan menyatakan dukungan, meski terdapat pula kelompok yang mempertanyakan proses suksesi tersebut.

Pengangkatan pemimpin baru Iran turut memengaruhi dinamika ekonomi global, terutama sektor energi. Ketegangan kawasan dan perubahan kepemimpinan disebut ikut mendorong volatilitas harga minyak dunia.

Analis menilai kepemimpinan Mojtaba akan menjadi faktor kunci dalam menentukan arah hubungan Iran dengan negara-negara Barat, konflik regional, hingga stabilitas pasar energi internasional.

Dengan pelantikan Mojtaba Khamenei, Iran memasuki era kepemimpinan baru yang diyakini akan menentukan arah kebijakan negara tersebut dalam beberapa dekade ke depan.

Transisi kekuasaan ini bukan hanya menjadi peristiwa domestik Iran, tetapi juga perhatian utama dunia internasional karena dampaknya terhadap keamanan regional, diplomasi global, dan keseimbangan geopolitik Timur Tengah.

Previous Post

Lebaran 2026: Mendagri Minta Kepala Daerah “Jangan Mudik”, Wajib Siaga di Wilayah

Next Post

Minuman Sunnah yang Kian Populer Saat Ramadan: Ini Khasiat Air Nabeez untuk Tubuh Saat Berbuka

Berita Terkait

Klaim Tujuan Tercapai, Trump Umumkan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Buka Selat Hormuz
Internasional

Klaim Tujuan Tercapai, Trump Umumkan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Buka Selat Hormuz

by admin
April 2, 2026
0

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pasukan AS akan meninggalkan Iran dalam "dua hingga tiga minggu," menandakan...

Read more
Iron Dome Kebobolan! Rudal Iran Hantam Kawasan Nuklir Dimona, 175 Orang Terluka

Iron Dome Kebobolan! Rudal Iran Hantam Kawasan Nuklir Dimona, 175 Orang Terluka

March 24, 2026
Larangan Vape Diperketat, Singapura Amankan Ribuan Rokok Elektronik Ilegal

Larangan Vape Diperketat, Singapura Amankan Ribuan Rokok Elektronik Ilegal

March 15, 2026
Tragedi di Iran: 202 Anak dan 223 Perempuan Jadi Korban Serangan Udara

Tragedi di Iran: 202 Anak dan 223 Perempuan Jadi Korban Serangan Udara

March 15, 2026
Next Post
Minuman Sunnah yang Kian Populer Saat Ramadan: Ini Khasiat Air Nabeez untuk Tubuh Saat Berbuka

Minuman Sunnah yang Kian Populer Saat Ramadan: Ini Khasiat Air Nabeez untuk Tubuh Saat Berbuka

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.