• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 53,6 di Februari, Kontras dengan Gelombang PHK

PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 53,6 di Februari, Kontras dengan Gelombang PHK

March 4, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur Indonesia melonjak ke 53,6 pada Februari 2025, naik dari 51,9 pada bulan sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan ekspansi aktivitas manufaktur, meskipun industri dalam negeri tengah dilanda gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penutupan pabrik.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Telisa Aulia Falianty menilai kenaikan PMI tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan, terutama bagi industri padat karya. Menurutnya, kenaikan indeks lebih banyak didorong oleh sektor padat modal.

You might also like

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

March 12, 2026
Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

March 4, 2026

“Iya, karena ada industri padat modal juga, yang naik kemungkinan industri padat modal,” ujar Telisa seperti dilansir dari kepada Bisnis.com, Senin, 3 Maret 2025.

Ia menjelaskan bahwa penutupan pabrik dan badai PHK lebih banyak terjadi di sektor padat karya yang bergantung pada tenaga kerja dalam jumlah besar. Sementara itu, industri padat modal seperti pengolahan dan pemurnian logam justru mengalami peningkatan.

Telisa menambahkan, lonjakan PMI manufaktur Indonesia didorong oleh meningkatnya permintaan baru dan pasokan bahan baku yang lebih lancar.

Laporan S&P Global Market Intelligence juga mencatat bahwa lonjakan pesanan baru di Indonesia mencapai level tertinggi dalam hampir satu tahun terakhir. Meskipun pesanan ekspor sedikit melemah, permintaan domestik tetap menjadi pendorong utama ekspansi manufaktur.

Seiring dengan peningkatan produksi pabrik dalam sembilan bulan terakhir, perusahaan juga memperkuat kapasitas dengan menambah tenaga kerja pada tingkat tercepat sejak survei dilakukan.

Joe Hayes, Ekonom Utama di S&P Global Market Intelligence, menilai tren ini memperkuat prospek ekonomi pada kuartal pertama 2025.

“Kondisi permintaan yang kuat mendorong peningkatan lapangan kerja yang memecahkan rekor survei serta volume pembelian yang lebih besar. Optimisme perusahaan juga meningkat, dengan keyakinan terhadap prospek industri mencapai level tertinggi dalam hampir tiga tahun,” jelas Hayes.

Meski demikian, tekanan biaya tetap menjadi tantangan. Fluktuasi nilai tukar dan kenaikan harga bahan baku membuat produsen terpaksa menaikkan harga jual, meskipun laju inflasi harga output masih dalam batas moderat.

Optimisme di sektor manufaktur terus menguat, dengan ekspektasi produksi mencapai level tertinggi sejak Maret 2022. Hal ini mencerminkan keyakinan pelaku industri terhadap pertumbuhan sektor manufaktur Indonesia sepanjang tahun ini.***

Previous Post

Harga Emas Masih Tertekan, Berisiko Anjlok ke US$ 2.850

Next Post

Harga CPO Anjlok di Bursa Malaysia, Tertekan Sentimen Negatif

Berita Terkait

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan
Ekbis

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

by admin
March 12, 2026
0

Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai berdampak langsung pada sektor perdagangan global, termasuk industri kelapa sawit Indonesia. Ongkos pengiriman...

Read more
Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

March 4, 2026
Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

February 19, 2026
Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

February 14, 2026
Next Post
Harga CPO Anjlok di Bursa Malaysia, Tertekan Sentimen Negatif

Harga CPO Anjlok di Bursa Malaysia, Tertekan Sentimen Negatif

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.