• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kementerian BUMN Gelar Workshop “UMKM Naik Kelas” di Surabaya, Dorong Ekonomi Rakyat Lebih Mandiri

Kementerian BUMN Gelar Workshop “UMKM Naik Kelas” di Surabaya, Dorong Ekonomi Rakyat Lebih Mandiri

Kementerian BUMN Gelar Workshop “UMKM Naik Kelas” di Surabaya, Dorong Ekonomi Rakyat Lebih Mandiri

May 2, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus memperkuat komitmennya dalam memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program “UMKM Naik Kelas”. Kali ini, giliran Surabaya yang menjadi tuan rumah kegiatan workshop tersebut, setelah sebelumnya sukses digelar di Padang, Bandung, dan Semarang.

Workshop ini menjadi bagian dari upaya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam membangun ekonomi rakyat yang tangguh dan mandiri. Dalam pelaksanaannya, Kementerian BUMN menghadirkan pelatihan praktis dan komprehensif bagi para pelaku UMKM, mulai dari legalitas usaha, pengelolaan keuangan, strategi pemasaran digital, hingga pemanfaatan platform marketplace.

You might also like

Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham

Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham

June 8, 2026
Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Tertekan: Omzet Anjlok hingga 35 Persen dan Daya Beli Turun

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Tertekan: Omzet Anjlok hingga 35 Persen dan Daya Beli Turun

June 7, 2026

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, menyampaikan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM. “Kami tidak ingin UMKM hanya stagnan. Melalui program ini, kami bantu pelaku usaha agar lebih siap secara administrasi, lebih kuat dalam promosi digital, dan mampu menembus pasar lebih luas,” ujarnya.

Arya juga menyoroti tantangan klasik yang masih dihadapi UMKM, seperti belum tertibnya keuangan usaha hingga persoalan legalitas produk. Ia mencontohkan banyak pelaku usaha yang sudah memiliki produk potensial, namun belum siap masuk pasar ekspor karena sistem keuangan dan pasokan yang belum terstruktur.

“Banyak yang produknya bagus, tapi keuangan usahanya masih campur dengan rumah tangga. Ini yang kita bantu bereskan lewat workshop ini,” tegas Arya.

Workshop yang berlangsung di Surabaya ini diikuti 146 peserta dari UMKM sektor pangan dan pengelola UMKM BUMN se-Jawa Timur. Mereka telah melewati proses seleksi dan dinilai siap untuk dikembangkan lebih lanjut. Lima narasumber dihadirkan, antara lain dari BPOM, OJK, PT Surveyor Indonesia, hingga Telkom Indonesia, membawakan materi seputar sertifikasi halal, registrasi produk, literasi keuangan, branding digital, dan pemasaran daring.

Acara ini juga didukung oleh sejumlah BUMN seperti PT KAI Daop 8, Angkasa Pura, Bank BTN, Pertamina, dan Pelni. Ke depan, Kementerian BUMN berencana memperluas program ini ke lebih banyak daerah di Indonesia.

Dengan dukungan kolaboratif antara pemerintah, BUMN, dan pelaku UMKM, program ini diharapkan mampu mencetak wirausaha tangguh yang siap bersaing di pasar nasional dan global, sekaligus menjadi pilar utama dalam penguatan ekonomi kerakyatan di Indonesia.***

Previous Post

Harga CPO di Bursa Malaysia Melemah, Dipicu Kekhawatiran Produksi Naik dan Permintaan Ekspor Lemah

Next Post

Harga Emas Pegadaian 2 Mei 2025 — Rata-rata Turun untuk Semua Jenis, Antam 1 Gram Rp2,010 juta

Berita Terkait

Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham
Ekbis

Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham

by admin
June 8, 2026
0

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menjadi sorotan pasar modal setelah menyetujui pembagian dividen besar kepada pemegang saham serta program...

Read more
Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Tertekan: Omzet Anjlok hingga 35 Persen dan Daya Beli Turun

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Tertekan: Omzet Anjlok hingga 35 Persen dan Daya Beli Turun

June 7, 2026

Gerbang Ekspor ke Eropa Makin Terbuka, Pemerintah Kejar Implementasi IEU-CEPA 2027

June 6, 2026
Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

March 12, 2026
Next Post
Berikut Harga Emas di Pegadaian per 29 April 2025

Harga Emas Pegadaian 2 Mei 2025 — Rata-rata Turun untuk Semua Jenis, Antam 1 Gram Rp2,010 juta

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.