• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Panglima TNI Sebut Penguasaan TNTN Salah Satu Capaian Penting dalam Kinerja Satgas PKH

Panglima TNI Sebut Penguasaan TNTN Salah Satu Capaian Penting dalam Kinerja Satgas PKH

July 10, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Sebanyak 394.547 hektare lahan yang sebelumnya dikuasai secara ilegal kini resmi dikembalikan ke negara. Hal ini disampaikan Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto dalam Penyerahan Tahap III hasil penguasaan kembali kawasan hutan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), di Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, Rabu, 9 Juli 2025.

Penyerahan ini merupakan kelanjutan dari dua tahap sebelumnya, di mana total lahan yang berhasil diamankan oleh Satgas PKH sejak dibentuknya berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 telah mencapai lebih dari 2 juta hektare.

You might also like

Pandangan Ilmuwan Soal Banjir Besar Terjang Asia Tenggara, Perubahan Iklim Bukan Lagi Sebatas Peringatan

Pandangan Ilmuwan Soal Banjir Besar Terjang Asia Tenggara, Perubahan Iklim Bukan Lagi Sebatas Peringatan

December 4, 2025
BMKG Catat 143 Titik Panas Terpantau di Kalimantan, Tertinggi Nasional

BMKG Catat 143 Titik Panas Terpantau di Kalimantan, Tertinggi Nasional

July 28, 2025

Kawasan tersebut mencakup kebun sawit ilegal, Hutan Tanaman Industri (HTI), hingga taman nasional yang selama bertahun-tahun dikuasai tanpa izin. “Ini bukti nyata keseriusan negara dalam menegakkan kedaulatan atas sumber daya alam kita,” ujar Jenderal Agus Subiyanto yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II Pengarah Satgas PKH.

Dalam pelaksanaan tugasnya, TNI menjadi garda terdepan pengamanan di setiap operasi Satgas PKH. Seluruh proses dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai hukum. Setelah dikembalikan, lahan-lahan ini akan dinilai kelayakannya oleh kementerian teknis.

Jika layak dikembangkan, pengelolaannya akan diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara, BUMN di bawah koordinasi Kementerian BUMN, untuk mendukung ketahanan pangan serta pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu capaian penting adalah penguasaan kembali Taman Nasional Tesso Nilo, yang selama dua dekade mengalami kerusakan parah akibat perambahan dan aktivitas ilegal.

Tak hanya berdampak pada lingkungan, langkah penertiban ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan negara. Satgas PKH berhasil menagih kewajiban perpajakan dari penguasa lahan ilegal dengan total mencapai Rp 615 miliar, terdiri dari Rp 167 miliar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Rp 448 miliar dari jenis pajak lainnya.

Kegiatan ini dinilai sebagai bagian dari transformasi besar yang dilakukan pemerintah untuk menjaga kedaulatan negara, baik dari sisi lingkungan hidup maupun ekonomi nasional.

Langkah strategis ini sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Lewat kerja sama antara Satgas PKH, TNI, Kejaksaan, dan kementerian terkait, lahan-lahan produktif yang sebelumnya dikuasai secara ilegal kini akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Dengan pelibatan TNI secara aktif dan langsung dalam upaya pemulihan kawasan hutan, pemerintah berharap ekosistem hutan dapat dipulihkan, ketahanan pangan diperkuat, dan ketimpangan ekonomi dapat dikurangi. “Ini bukan hanya penegakan hukum, tapi juga penyelamatan aset bangsa untuk masa depan rakyat,” tegas Jenderal Agus.

Sumber: Inilah.com

Previous Post

Dua Pedang Romawi Langka Ditemukan di Situs Vila Kuno di Gloucestershire

Next Post

Bareskrim Periksa 4 Produsen Beras soal Kasus Pelanggaran Mutu, Wilmar Kembali Terseret

Berita Terkait

Pandangan Ilmuwan Soal Banjir Besar Terjang Asia Tenggara, Perubahan Iklim Bukan Lagi Sebatas Peringatan
Lingkungan

Pandangan Ilmuwan Soal Banjir Besar Terjang Asia Tenggara, Perubahan Iklim Bukan Lagi Sebatas Peringatan

by admin
December 4, 2025
0

Banjir besar melanda Asia Tenggara tahun ini setelah badai dan hujan ekstrem turun tanpa henti, menimbulkan malapetaka di berbagai negara....

Read more
BMKG Catat 143 Titik Panas Terpantau di Kalimantan, Tertinggi Nasional

BMKG Catat 143 Titik Panas Terpantau di Kalimantan, Tertinggi Nasional

July 28, 2025
Malaysia & Singapura Protes ke Indonesia soal Kabut Asap, Upaya Penanganan Karhutla di Riau Harus Dikebut

Malaysia & Singapura Protes ke Indonesia soal Kabut Asap, Upaya Penanganan Karhutla di Riau Harus Dikebut

July 25, 2025
Menteri Lingkungan Hidup Beberkan Mengapa Riau Selalu Disorot Pusat dalam Kasus Kebakaran Lahan

Menteri Lingkungan Hidup Beberkan Mengapa Riau Selalu Disorot Pusat dalam Kasus Kebakaran Lahan

July 23, 2025
Next Post
Bareskrim Periksa 4 Produsen Beras soal Kasus Pelanggaran Mutu, Wilmar Kembali Terseret

Bareskrim Periksa 4 Produsen Beras soal Kasus Pelanggaran Mutu, Wilmar Kembali Terseret

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.