• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Harga CPO Kembali Melemah Akibat Ekspektasi Kenaikan Stok

Harga CPO Kembali Melemah Akibat Ekspektasi Kenaikan Stok

December 4, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) berjangka di Bursa Malaysia Derivatives ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa, 2 Desember 2025.

Pelemahan ini membalikkan keuntungan sehari sebelumnya karena pasar menghadapi ekspektasi kenaikan stok.

You might also like

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026

Analis komoditas David Ng menyebut meningkatnya ekspektasi persediaan menjadi faktor utama yang menekan sentimen pelaku pasar. Menurutnya, pelaku pasar kembali mengambil posisi hati-hati menjelang rilis data stok terbaru.

“Kami melihat area support tetap berada di atas RM4.000 dengan resistance di sekitar RM4.180,” kata David Ng saat dihubungi media.

Pada penutupan, kontrak Desember 2025, Januari 2026, dan Februari 2026 masing-masing turun RM6 menjadi RM4.090 per ton, RM4.140 per ton, dan RM4.153 per ton. Penurunan ini mencerminkan tekanan yang konsisten di kontrak-kontrak terdepan.

Kontrak Maret juga melemah RM8 menjadi RM4.165 per ton, sementara kontrak April 2025 turun RM3 ke level RM4.173 per ton. Adapun kontrak Mei 2026 mencatat penurunan RM7 menjadi RM4.165 per ton.

Volume perdagangan meningkat signifikan menjadi 68.758 lot dari 64.559 lot pada hari sebelumnya. Pada saat yang sama, open interest naik menjadi 272.607 kontrak dari 227.917 kontrak, menunjukkan aktivitas pasar yang tetap kuat meski harga melemah.

Untuk pasar fisik, harga CPO Desember Selatan tercatat stabil di RM4.130 per ton tanpa perubahan. Pelaku industri kini menanti data resmi stok yang diperkirakan menjadi penentu arah pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan.

Sumber: Bernama
Previous Post

Pandangan Ilmuwan Soal Banjir Besar Terjang Asia Tenggara, Perubahan Iklim Bukan Lagi Sebatas Peringatan

Next Post

BRK Syariah Salurkan Donasi dan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumatera

Berita Terkait

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi
Ekbis

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi perhatian dalam dinamika ketenagakerjaan Indonesia sepanjang 2026. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan sebanyak...

Read more

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026
BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

September 17, 2026
PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

September 16, 2026
Next Post

BRK Syariah Salurkan Donasi dan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumatera

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.