• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pasar Global Bergejolak, Rupiah Berpotensi Menguat Terhadap Dolar AS

January 12, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Nilai tukar rupiah berpotensi menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini didorong oleh sentimen global setelah penyelidikan kriminal dibuka terhadap Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell oleh jaksa federal AS, yang memicu pelemahan indeks dolar AS di pasar keuangan dunia.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyatakan bahwa keputusan jaksa federal AS membuka penyelidikan terhadap Powell memicu respon negatif di pasar mata uang global, membuat dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang utama termasuk rupiah. Faktor ini menjadi salah satu pendorong potensi penguatan rupiah.

You might also like

Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham

Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham

June 8, 2026
Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Tertekan: Omzet Anjlok hingga 35 Persen dan Daya Beli Turun

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Tertekan: Omzet Anjlok hingga 35 Persen dan Daya Beli Turun

June 7, 2026

Meski demikian, pada pembukaan perdagangan Senin pagi, rupiah masih terlihat melemah tipis terhadap dolar AS, diperdagangkan di sekitar level Rp16.840 per dolar AS, turun dibandingkan posisi akhir perdagangan pekan lalu. Investor diperkirakan akan menunggu data ekonomi domestik, seperti angka penjualan ritel Indonesia, yang akan diumumkan hari ini dan bisa turut mempengaruhi arah pergerakan kurs.

Lukman memperkirakan kurs rupiah bergerak dalam rentang Rp16.750 hingga Rp16.850 per dolar AS pada perdagangan hari ini, mencerminkan adanya peluang penguatan tetapi masih dipengaruhi dinamika pasar global dan data ekonomi domestik.

Analisis lain juga menunjukkan bahwa sentimen eksternal, khususnya dari pasar AS, bisa berdampak pada nilai tukar negara berkembang seperti Indonesia. Pelemahan indeks dolar AS umumnya membuka ruang bagi mata uang lain untuk menguat, termasuk rupiah, meskipun tekanan domestik dan faktor pasar lain tetap perlu diwaspadai investor.

Selain penyelidikan terhadap Powell, dinamika pasar global tetap dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi AS dan ekspektasi kebijakan moneter The Fed. Ketidakpastian atas keputusan suku bunga dan data ekonomi AS dapat memperkuat volatilitas pasar mata uang. Sementara itu, kondisi domestik seperti arus modal asing masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) juga menjadi faktor yang diamati pelaku pasar.

Investor kini terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah di tengah kombinasi sentimen global dan data ekonomi domestik yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan, untuk menentukan arah tren nilai tukar selanjutnya.

Previous Post

Gencatan Senjata Dilanggar, Serangan Israel di Gaza Kembali Telan Korban Jiwa

Next Post

Ledakan AI Picu Krisis RAM dan SSD, Harga PC dan Laptop Terancam Melonjak

Berita Terkait

Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham
Ekbis

Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham

by admin
June 8, 2026
0

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menjadi sorotan pasar modal setelah menyetujui pembagian dividen besar kepada pemegang saham serta program...

Read more
Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Tertekan: Omzet Anjlok hingga 35 Persen dan Daya Beli Turun

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Tertekan: Omzet Anjlok hingga 35 Persen dan Daya Beli Turun

June 7, 2026

Gerbang Ekspor ke Eropa Makin Terbuka, Pemerintah Kejar Implementasi IEU-CEPA 2027

June 6, 2026
Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

March 12, 2026
Next Post

Ledakan AI Picu Krisis RAM dan SSD, Harga PC dan Laptop Terancam Melonjak

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.