• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kontras Pergerakan Harga BBN September 2025: Biodiesel Naik, Bioetanol Turun

Kontras Pergerakan Harga BBN September 2025: Biodiesel Naik, Bioetanol Turun

September 4, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian ESDM resmi menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) bahan bakar nabati atau BBN. Harga ini berlaku September 2025. Harga biodiesel naik. Sementara bioetanol turun dari sebelumnya.

ESDM menetapkan HIP biodiesel sebesar Rp13.948 per liter. Itu diluar ongkos angkut. Naik dari harga di Agustus di Rp13.527 per liter.

You might also like

RAPBN 2027 Disepakati, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 6,5 Persen

RAPBN 2027 Disepakati, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 6,5 Persen

June 18, 2026
Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham

Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham

June 8, 2026

Konversi crude palm oil (CPO) menjadi biodiesel di September tetap dipatok sebesar US$85 per metrik ton, sama seperti bulan sebelumnya.

Harga ini merujuk pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 3.K/EK.05/DJE/2024. Untuk ketentuan ongkos angkutnya ada dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 290.K/EK.05/MEM.E/2025.

Secara teknis, HIP biodiesel dihitung dengan formula: HIP = (harga CPO KPB rata-rata + US$85 per ton) x 870 kg/m³ + ongkos angkut, dengan kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp14.645 per US$.

Berbeda dengan biodiesel, harga bioetanol justru penurunan. Di September 2025, HIP bioetanol ditetapkan Rp9.613 per liter, lebih rendah dibanding Agustus hanya Rp10.538 per liter.

Formulasi hitungan HIP bioetanol adalah: HIP = (harga rata-rata tetes tebu KPB periode 15 Mei–14 Agustus 2025 x 4,125 kg per liter) + US$0,25 per liter, dengan kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp16.331 per US$. Harga tetes tebu acuan ditetapkan Rp1.341 per kilogram.

Dengan perubahan ini, harga biodiesel di pasar domestik September 2025 resmi naik, sedangkan bioetanol turun mengikuti dinamika harga bahan baku.***

Previous Post

Green Jobs: Pekerjaan Ramah Lingkungan yang Jadi Tren Masa Depan

Next Post

Mendekati Akhir Tahun, Subsidi Motor Listrik 2025 Masih Tertahan

Berita Terkait

RAPBN 2027 Disepakati, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 6,5 Persen
Ekbis

RAPBN 2027 Disepakati, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 6,5 Persen

by admin
June 18, 2026
0

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati asumsi dasar ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal yang akan menjadi landasan...

Read more
Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham

Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham

June 8, 2026
Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Tertekan: Omzet Anjlok hingga 35 Persen dan Daya Beli Turun

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Tertekan: Omzet Anjlok hingga 35 Persen dan Daya Beli Turun

June 7, 2026

Gerbang Ekspor ke Eropa Makin Terbuka, Pemerintah Kejar Implementasi IEU-CEPA 2027

June 6, 2026
Next Post
Mendekati Akhir Tahun, Subsidi Motor Listrik 2025 Masih Tertahan

Mendekati Akhir Tahun, Subsidi Motor Listrik 2025 Masih Tertahan

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.